Wednesday, 7 December 2016

PUTUS CINTA ADALAH PENGAJARAN DARI ALLAH.

Tags


{/}Bila putus cinta, tak jadi kahwin, putus di tengah jalan, biasanya kita anggap sebagai "tiada jodoh"
Sebenarnya, ianya lebih dari itu.

{/}Ada banyak punca, antaranya : ianya adalah pengajaran dari Allah.

{/}Orang yang bercinta atau orang yang tengah sayang menyayangi, timbul sampai ke satu tahap dia rasa:

{/}"Dialah segalanya untukku"

{/}"Aku hanya sayang dia seorang"

{/}"Rinduku miliknya"

{/}"Dialah satu, tiada dua"

{/}"Hanya dia"
dan lain lain lagi.....

{/}Bila sampai ke tahap macam ni, maka mereka sebenarnya telah membuat satu kesilapan besar iaitu MELEBIHKAN seseorang yang TAK SEPATUTNYA dilebihkan.

{/}Dengan kata lain, melebihkan cinta seseorang melebihi cinta kepada Allah.

{/}Pada Allah pun tak pernah2 diluahkan rasa sayang bagai. tapi , pada manusia yang tak memberi apa apa faedah, dia beri segala2nya, dia beri hatinya....jiwa dan raganya..nyawanya..

{/}Lalu, Allah hentikan hubungan itu.....

{/}Maka terputuslah di tengah jalan...

{/}Tak kiralah putus sebab apa pun...sebab bermacam-macam sebab 
Itu cumalah asbab...sebab musabab

{/}Sedang yang mengawal hati, menentu jodoh, menjadikan hubungan itu kekal atau terputus, semuanya di tangan Allah.

{/}Lepas hubungan tak kesampaian, sekarang siapa kita nak tuju?

{/}Allah juga jadi tempat mengadu. lalu terpacullah dari bibir, tertaiplah di statusmu, di blogmu, di tweeter, di nukilanmu,

{/}"CUKUPLAH ALLAH BAGIKU"

{/}Selama ni kita cabar Allah dengan melebihkan manusia dari Dia.

{/}Lalu Dia seru sahaja mengikut iradat-Nya,

{/}"Kun Fa yakun"

{/}Putuslah...........

{/}Berakhirlah........

{/}"Kembali sujud pada-Ku"

{/}Sekarang setelah tiada jodoh, siapa yang kau lebih perlukan?

{/}Barulah tersedar,

{/}"Aku perlukan Allah"

{/}"Aku sayang Allah"

{/}Barulah kepada Allah tempat kau mengadu...

{/}Memohon segala..memohon ketenangan dan bagai...

{/}Akhir kata...Jangan cabar Allah!

{/}Dengan sengaja atau tanpa sengaja.

{/}Hanya kepadaNYA kita berserah...dan tumpukan cinta kita sepenuhnya hanya kepada Nya